Tidak semua game memberikan akhir cerita yang sama kepada setiap pemain. Satu pemain mungkin berhasil menyelamatkan sebuah kota, sedangkan pemain lain mendapatkan akhir cerita ketika kota tersebut hancur. Karakter yang muncul pada bagian akhir juga dapat berbeda.
Perbedaan tersebut biasanya muncul karena game menggunakan sistem ending bercabang. Sistem mencatat berbagai tindakan pemain selama permainan lalu menggunakan data tersebut untuk menentukan akhir cerita.
Karena itu, ending tidak selalu bergantung pada keputusan terakhir. Pilihan kecil yang pemain buat jauh sebelumnya juga dapat memberikan pengaruh.
Game Menyimpan Pilihan Pemain
Game dapat mencatat keputusan penting menggunakan flag, variabel, atau data lainnya.
Misalnya, pemain memilih membantu kelompok rajazeus A daripada kelompok B. Sistem kemudian menyimpan pilihan tersebut.
Ketika cerita mencapai bagian akhir, game memeriksa kembali data yang tersimpan.
Jika pemain mendukung kelompok A, game dapat menjalankan ending tertentu. Pilihan berbeda dapat membuka hasil lainnya.
Keputusan Besar Bisa Mengubah Jalan Cerita
Beberapa pilihan memberikan pengaruh langsung terhadap cerita utama.
Pemain mungkin harus menentukan karakter yang akan mereka bantu, wilayah yang ingin diselamatkan, atau kelompok yang akan mereka dukung.
Keputusan seperti ini dapat mengubah kejadian berikutnya.
Selain itu, game dapat menutup satu jalur cerita sekaligus membuka jalur baru setelah pemain membuat keputusan besar.
Misi Sampingan Bisa Memengaruhi Ending
Tidak hanya misi utama yang dapat menentukan akhir permainan.
Developer juga dapat menghubungkan side quest dengan ending.
Misalnya, pemain membantu beberapa NPC selama perjalanan. Ketika cerita berakhir, karakter tersebut kembali untuk membantu pemain menghadapi masalah terakhir.
Sebaliknya, pemain yang mengabaikan misi tersebut mungkin harus menghadapi situasi berbeda.
Cara ini membuat misi sampingan terasa lebih berarti.
Hubungan dengan NPC Bisa Menentukan Hasil
Beberapa game memiliki sistem hubungan dengan karakter.
Pemain dapat meningkatkan hubungan melalui dialog, misi, bantuan, atau tindakan tertentu.
Nilai hubungan tersebut kemudian dapat memengaruhi ending.
Karakter dengan hubungan tinggi mungkin tetap bersama pemain pada akhir cerita. Sebaliknya, hubungan yang buruk dapat membuat karakter pergi atau mengambil keputusan berbeda.
Nasib NPC Ikut Memengaruhi Cerita
Game juga dapat mencatat kondisi setiap karakter penting.
NPC tertentu mungkin masih ada hingga akhir cerita, sedangkan karakter lain dapat meninggalkan perjalanan berdasarkan keputusan sebelumnya.
Sistem kemudian memeriksa kondisi tersebut sebelum menjalankan ending.
Akibatnya, adegan akhir dapat menampilkan susunan karakter yang berbeda untuk setiap pemain.
Reputasi Pemain Bisa Memberikan Ending Berbeda
Beberapa game menggunakan sistem reputasi.
Tindakan pemain sepanjang permainan dapat meningkatkan atau menurunkan reputasi terhadap kelompok tertentu.
Game kemudian menggunakan nilai tersebut untuk menentukan bagaimana dunia memberikan respons pada akhir cerita.
Misalnya, pemain dengan reputasi tinggi mendapatkan dukungan dari suatu kelompok. Namun, reputasi buruk dapat membuat kelompok tersebut menolak membantu.
Ending Bisa Bergantung pada Banyak Kondisi
Developer tidak harus menentukan ending hanya berdasarkan satu keputusan.
Game dapat membaca beberapa kondisi sekaligus.
Misalnya, sebuah ending membutuhkan pemain untuk menyelesaikan misi tertentu, mempertahankan hubungan baik dengan beberapa NPC, dan membuat pilihan khusus pada cerita utama.
Jika semua syarat terpenuhi, game membuka ending tersebut.
Sistem seperti ini membuat pemain tidak selalu mengetahui dengan mudah keputusan mana yang paling berpengaruh.
Pilihan Kecil Bisa Memberikan Dampak Besar
Sebuah keputusan yang terlihat sederhana dapat menjadi penting beberapa jam kemudian.
Misalnya, pemain memilih memberikan sebuah barang kepada NPC pada awal permainan.
Saat itu, pilihan tersebut mungkin terlihat tidak terlalu penting. Namun, NPC dapat menggunakan barang tersebut untuk membantu pemain pada bagian akhir.
Konsekuensi yang muncul belakangan membuat cerita terasa lebih terhubung.
Game Bisa Memiliki Secret Ending
Selain ending utama, developer terkadang membuat secret ending.
Pemain biasanya perlu memenuhi beberapa kondisi khusus untuk membukanya.
Mereka mungkin harus menemukan objek tertentu, menyelesaikan misi tersembunyi, memilih dialog khusus, atau mencapai tingkat hubungan tertentu.
Secret ending memberikan penghargaan kepada pemain yang menjelajahi game secara lebih mendalam.
Ending Buruk Tidak Selalu Berarti Pemain Gagal
Game dengan banyak ending tidak selalu membagi hasil menjadi baik dan buruk.
Developer dapat membuat setiap ending menunjukkan konsekuensi dari pilihan pemain.
Satu keputusan mungkin menyelamatkan suatu kelompok tetapi merugikan kelompok lainnya.
Dengan cara tersebut, pemain perlu mempertimbangkan nilai dan tujuan yang mereka anggap penting.
Cerita akhirnya terasa lebih kompleks daripada sekadar memilih jawaban benar atau salah.
Perubahan Dunia Bisa Muncul pada Ending
Ending juga dapat menunjukkan keadaan dunia setelah perjalanan pemain selesai.
Game dapat menampilkan kota yang berubah, kelompok yang berkuasa, atau kondisi karakter tertentu.
Perubahan tersebut berasal dari data yang game kumpulkan sepanjang permainan.
Pemain akhirnya dapat melihat hasil dari berbagai tindakan yang sebelumnya mereka lakukan.
Banyak Ending Mendorong Pemain Mengulang Game
Sistem ending berbeda juga meningkatkan alasan untuk memainkan game kembali.
Pada permainan berikutnya, pemain dapat mencoba keputusan lain.
Mereka mungkin memilih kelompok berbeda, menyelesaikan misi yang sebelumnya terlewat, atau membangun hubungan dengan NPC lain.
Hasil akhirnya dapat membuka adegan dan cerita yang belum pernah mereka lihat.
Developer Harus Menghubungkan Setiap Pilihan
Membuat banyak ending membutuhkan perencanaan.
Developer perlu menentukan pilihan mana yang memberikan pengaruh dan bagaimana game membaca keputusan tersebut.
Mereka juga harus memastikan ending sesuai dengan perjalanan pemain.
Jika pemain mengambil keputusan tertentu tetapi ending mengabaikannya tanpa alasan, pilihan tersebut dapat terasa kurang berarti.
Karena itu, developer perlu menjaga hubungan antara keputusan dan konsekuensinya tetap jelas.
Penutup
Ending bisa berubah dalam game karena sistem mencatat pilihan, hasil misi, hubungan NPC, reputasi, dan berbagai kondisi selama perjalanan pemain.
Ketika cerita mencapai bagian akhir, game membaca kembali data tersebut lalu memilih ending yang sesuai dengan syarat yang terpenuhi.
Dengan sistem ending bercabang, tindakan pemain dapat memberikan konsekuensi nyata terhadap cerita. Pemain tidak hanya mengikuti alur yang sudah tersedia, tetapi juga ikut menentukan bagaimana perjalanan tersebut berakhir.
Baca juga : Bagaimana Cara Kerja Server Cloud dalam Industri Game?

.jpeg)